Apakah Pemuda itu adalah Antum?

PEMUDA AKHIRAT ADALAH PILAR ITU…
“Jika aku memiliki masalah yang pelik dan susah untuk diselesaikan, maka aku akan memanggil Para Pemuda, untuk menyelesaikan Masalah itu…” (Umar Ibn Khattab)

Mereka ini memiliki ciri yang tak umum
Mereka adalah shahibul adzimah…orang-orang Besar
Sungguh di pundak mereka –al mukminu ash shadiq– , terpikul tanggung jawab
untuk iqomatud din (menegakkan din Allah)

Bukan hanya Sholat wajib, atau amal ibadah seperti zakat, puasa yang menjadi karakter mereka…
Lebih dari itu….

Mereka adalah Pionir yang membentuk al qo’idah al ijtimaiyah (basis sosial) di masyarakat
Dalam kerja-kerja Dakwah yang tak pernah lelah

Di setiap apapun profesi yang mereka geluti, mereka semua ada cahaya yang terang dikomunitas nya

Di setiap benak mereka selalu terlukis dua benak, yaitu;
Kenikmatan surga dan Kedahsyatan Neraka

Lukisan kenikmatan surga meringankan semua beban kehidupan duniawi dalam diri mereka. Lukisan kenikmatan surga meringankan langkah kaki mereka menyusuri napak tilas perjuangan yang penuh onak dan duri. Tak ada duri yang sanggup menghentikan langkah mereka. Sebab duri itu justru memberinya kenikmatan jiwa saat jiwa duniawinya sedang bermandikan sungai surga. Lukisan kenikmatan surga melahirkan semua kehendak dan kekuatan yang terpendam dalam dasar kepribadiannya. Tak ada kehendak akan kebaikan yang tak menjelma jadi realita. Tak ada tenaga raga yang tersisa dalam dirinya, semua larut dalam arus karya dan amal.

Lukisan kedahsyatan neraka memburamkan semua keindahan syahwat dalam pandangan mata hatinya. Lukisan kedahsyatan neraka mematikan semua kecendrungan pada kejahatan. Sebab kejahatan itu sendiri telah berubah menjadi neraka dalam jiwanya, saat sebelah kakinya telah terjerembab kedalam neraka dengan satu kejahatan, dan kaki yang satu akan menyusul dengan kejahatan kedua. Lukisan kedahsyatan neraka menghilangkan semua rasa ‘kehilangan, kepahitan dan penyesalan’ dalam dirinya saat ia mencampakkan kenikmatan syahwati.

Lukisan surga dan neraka memberi mereka kesadaran yang teramat dalam akan waktu. Makna kehidupan menjadi begitu sakral, suci dan agung ketika ia diletakkan dalam bingkai kesadaran akan keabadian. Kaki mereka menapak di bumi, tapi jiwa mereka mengembara di langit keabadian. Dari telaga keimanan ini mereka meneguk semua kekuatan jiwa untuk dapat mengalahkan hari-hari. Seperti apakah kenikmatan yang bisa diberikan syahwat duniawi kepadamu, jika ia engkau letakkan dalam neraka jiwamu. Seperti apa pulakah kepahitan yang dapat diberikan penderitaan duniawi kepadamu, jika ia engkau simpan dalam surga jiwamu.

3 KATA KUNCI UNTUK PEMUDA AKHIRAT INI
Untuk melukiskan karakternya, yaitu;
MUDA, TARBIYAH dan BERHAROKAH

Merekalah garda pertama dalam BARISAN MUHAMMAD SAW
Di Abad Baru dakwah ini,
Adakah kita termasuk di dalamnya?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: