Bidadariku Kaulah hajarku !!!!

Tak ada seorangpun untuk berkeluh kesah,

kecuali sang bayi, Ismail yg kini mulai menangis keras dan semakin keras karena lapar dan haus.

Maka hajarpun segera berlari,

didepan ada 2 bukit yang menjulang, itulah Shafa dan Marwa.

7 kali ummi hajar berlari dari Shafa ke Marwa.

tak ada siapapun, tak ada makanan, tak air yang bisa di bawa.

Mungkin hajar memang sudah tahu bahwa di 2 gunung itu memang tidak ada apapun.

TAPI HAJAR HANYA INGIN ALLOH TAHU BAGAIMANA KESUNGGUHANNYA.

Dan mata langit yg tak pernah tertidurpun melihat kesungguhannya.

Janji Allohpun terbukti, keajaiban itu ternyata tidak di hadirkan Alloh melalui jalur2 perjalanan hajar.

Ya, keajaiban itu malah di perlihatkan melalui kaki Bayi Mungil Ismail,

melalui jejak2 kakinya Zam-Zam muncul, mengalir.

Dan simbah peluh sang ibu bertuah,

Janji Alloh tergambar dg Zam-zam sbg bentuk pertolongan!

Kawan, itulah ganjaran, Balasan bagi Insan yang Yakin akan kebesaran Alloh.

Bekerjalah, Beramalah, maka Alloh akan menurunkan keajaiban2Nya.

“Bekerjalah hai keluarga Dawud, untuk bersyukur. Dan sedikit sekali diantara hambaKu yg pandai bersyukur” (QS. Saba’:13)

Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan” (At taubah :105)

Tugas kita adalah mengeluarkan segala yang kita Punya, dalam bahasa Manajemen (teringat W7P di FKM dulu) itu menggantikan kata OPTIMAL.

Dan di sisi lain Tugas Allohlah untuk menurunkan KEAJAIBANYA.

Keajaiban itu bisa Dia turunkan melalui ikhtiar kita,

tapi bisa jg dari luar ikhtiar kita, spt peristiwa Zam-zam tadi.

Usaha, Ikhtiar, dan Doa adalah senjata Umat!!!

Maka tiap hari di langit doa dan takdir saling berperang.

Kalau Doa yang menang, doa itu bisa mengubah Takdir yang telah di tentukan.

Hajar adalah sedikit potret Manusia bumi yang terhubung ke Langit.

Dia mempunyai kekuatan Irodah (kemauan, red) yang tiada dua.

Teringat kajiannya Anis Matta, tentang kekuatan Irodah/kemauan.

Al qur’an mebahasakannya dg kata “azima”

Faidza azamta fatawwakal ‘alalloh.

“Jika Kamu sudah bertekad, maka kamu tinggal bertawakal kpd Alloh”.

Irodah itu adalah jembatan yg menghubungkan pikiran dg realitas.

Jd Irodah itu yg membedakan antara orang yg hanya berpikir dg org yang jujur dan berusaha mewujudkan pikirannya. Itulah Kemauan!!!

Untuk Wanita yang mulai bekerja keras, memeras peluh menyelesaikan Thesisnya,

Semoga kemauan Hajar menginspirasi!!!

Semoga Irodahmu selalu tersulut!!!

Membara, menyala, tanpa padam oleh angin kemalasan, kelesuan dll,

Membumbung, melangit harapan.

Meninju angkuh penghalang internal maupun eksternal.

Dalam tiap detik waktu juang dalam tiap inchi ukiran sejarah,

dia selalu berpihak pada orang2 yang kerjanya lebih keras,

usahanya cerdas oleh karenanya dia Pantas akan Fasilitas2 sejarah yg kemudian menyemat.

Dan yg jauh lebih penting adalah orang2 yang kemudian diingat secara kolektif dalam ingatan ummat adalah mereka yang kekuatan spiritualitasnya meningkat seiring dengan tantangannya.

Wahadi, S.KM

Jam 13.48, di Lantai 2 RS Grhasia, Menanti Kepulangan!!!

Terinspirasi : dari Buku “Dalam dekapan ukhuwah”, “Membangun Ruh Baru”, dan Ceramah Irodah Ust. Anis Matta

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: