Ajith, Pengemudi Bajaj ‘Juruselamat’ Anak-anak Miskin Sri Lanka

Dari kiri: Ajith, Vera dan Sergio

Di Sri Lanka, negeri yang puluhan tahun diisi oleh perang saudara dan kesulitan ekonomi itu, ada seorang bernama Ajith, tokoh inspiratif yang memukau Dave Bouskill dan Debra Corbeil, sepasang pelancong yang selalu menuliskan orang-orang yang mengesankan yang mereka temui dalam tiap petualangan mereka. Dave dan Debra terpesona akan kejujuran dan kepedulian Ajith, sehingga pasangan ini melaporkan kehebatan Ajith kemana saja mereka pergi termasuk di blog pribadi mereka, tempat darimana cerita ini diambil.

Ajith adalah seorang penarik Tuk-tuk, kendaraan sejenis bajaj di Indonesia. Namun, sementara ia menafkahi keluarganya dengan menyediakan jasa lewat kendaran sederhana itu, Ajith juga bergiat dalam hal yang lebih besar dan mulia bagi sekelilingnya: yakni mencari cara untuk membantu anak-anak sekolah yang kurang mampu. Ajith bahkan mengaktifkan dirinya untuk terlibat, dengan segala keterbatasannya.

Ajith menyerahkan sepatu kepada anak-anak Sri Lanka

Salah satu proyeknya adalah menyediakan sepatu bagi murid-murid sekolah Dimboldua di desa Kuleegoda, ke  arah pelosok kota Ambalagoda. Ajith mengukur sendiri kaki anak-anak itu, pergi ke pabrik sepatu yang membuatnya, dan mengantarkan lagi sepatu-sepatu itu kepada yang membutuhkannya.

Mulanya adalah ketika Sergio dan Vera berkunjung ke Srilanka dan pasangan pelancong berkebangsaan Italia itu mendapati betapanya banyaknya yang harus dibantu di negeri ini. Maka ketika pulang ke negerinya, pasangan ini tetap memelihara kontak dengan Ajith, sang pengemudi Tuk tuk yang telah menjadi sahabat mereka. Ajith, lelaki bersahaja yang menikah dengan seorang pegawai negeri itu, rupanya dapat meraih kepercayaan pasangan itu.  Mengandalkan dana yang bersumber dari Sergio dan Vera itu lah, kini Ajith bergiat membantu negerinya.

Siswa sekolah yang mendapat bantuan sepatu

Bukan hanya sekolah Dimboldua yang kini menjadi sasaran penyaluran bantuan lewat Ajith. Masih ada banyak lagi, yang menyebabkan Dave dan Debra tak sungkan-sungkan mengatakan, agar bila Anda berkunjung ke Sri Lanka, jangan lupa menemui Ajith. Sebab, selain oleh alam dan budayanya, para pelancong semestinya juga terkesan pada orang-orangnya, kemana pun pergi bertamasya. Di Sri Lanka, Anda akan melewatkan hal penting bila tak menemui Ajith.

Sumber: http://theplanetd.com/tuk-tuk-driver-makes-a-difference

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: