Kesetiaan Adalah Bahasa Kita
Di dinginnya shubuh itu jiwaku terbakar asmaramu ketika senyummu tertangkap di sudut mataku melukiskan lima huruf CINTA
Maka ketika mentari siang ini mengeluarkan peluh hanya sejuk yang terasa ketika ku membaca sms mu “Alhamdulillah aq ga perlu ikut TOEFL lagi yank”
Kebahagiaanmu sekarang bukan lagi privasimu,
Tapi telah menjadi kebahagiaan kolektif kita berdua…
bersama deru angin Senja, yang mengantarkan sang surya ke peraduannya lisan ini tak henti berzikir meninggikan Kalimat Rabb kita di waktu yang sama, di tempat yang berbeda semoga Al Matsurat itu selalu menderu, menyatukan hati kita
dan ketika siang di lahap habis gelapnya malam, ketika musikalitas adzan Magrib menderu di surau2 ketika salam terakhir sholat itu hanya ada harap dalam doa
Namamu selalu membait indah dalam munajat itu semoga Al Khonsa itu selalu dalam naunganNya….
Amanah ini belum selesai ketika panggilan dakwah memanggil, sekarang, nanti atau sewaktu2… ku tahu ada yang menantiku di balik pintu rumah itu tapi bukankah engkau tahu Kita ini dipertemukan Karena Alloh dan Dakwah ini.
Dan kita telah sepakat mewakafkan semuanya hanya untuk-Nya…
Maka jika sekarang, nanti atau sewaktu2 ada air mata biarlah itu, menjadi air mata bahagia kita karena tak semua orang yg di beri amanah meneruskan risalah nabi ini…..
Cukuplah Alloh sebaik-baiknya Pelindung tempat menggantungkan semua asa kita….


kok kayaknya pernah baca ya…tapi gak apa-apa sekalian menyampaikan salam kenal dari komunitas keluarga miskin. Semoga berkenan mengunjungi blog kami.
Terima kasih
terinspirasi dari banyak tulisan. Ok salam kenal juga Pak.