(Wiyono Kresno Saputro)
tengah malam, ahad pertengahan november
Dialog
Izinkan aku malam ini untuk berdua saja dengan Mu
Menyatukan desah nafas zaman dengan lafalz kebesaran Mu
Bersujud dan menengadahkan tangan
Entah tangisan yang keberapa kalinya malam ini
Padahal basah sujud kemarin belum kering
Malam ini begitu lelah jiwa dan fisik ini
Kutumpahkan segenap kegundahan hari ini
Kutumpahkan kedalam gelas kebesaran Mu seluruh maksiat ini
Yang sudah pecah dan hampir penuh
Sebab do’a-do’a kemarin belum juga terbelah
Menumpuk menjadi satu himpunan lagu lirih
Tentang jiwa yang kering kerontang
Asa yang mulai melemah dan tidak berdaya
Rabb, begitu banyak seharusnya yang dapat aku lakukan
Tetapi aku telah terlelahkan oleh sisi kemanusiaan
Ternyata kemampuan yang aku milki hanya sampai disini saja
Berikan aku kekuatan Ya Rabb